Saya pernah dicintai tapi menyia-nyiakan. Dilain waktu, saya mulai mencintai lalu saya tidak diharhagai. Saya pernah mengecewakan lalu saya dikecewakan.
Ada saat dimana kita harus belajar mengahargai, ada pula saat kita harus mengajarkan bagaimana cara menghargai.
Memang manusia sudah ditakdirkan untuk hidup dengan penuh pelajaran.
Ketika saya dikecewakan memang tidak ada yang harus benar benar dilakukan untuk menghilangkannya. Tidak ada yang bisa hidup terhindar dari rasa kecewa. Bahkan ketika kita melangkah untuk menjadi lebih baik, ada yang membuat kita patah. Tapi dibalik kecewa Tuhan sudah menyediakan bahagia, dan tugas saya hanya percaya apapun Rencana-Nya.
(Saturday, august; 01.43) - with love, saskia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar